Senin, 11 Juni 2007

A Life - A New Beginning


ABUNDANT LIFE MOVEMENT
(A LIFE)


* WHY & WHAT -

Launching Abundant Life Movement (selanjutnya disebut dengan A LIFE) pada Kebaktian Umum Minggu, 29 April 2007 yang lalu, mungkin menimbulkan berbagai macam pemikiran dan pertanyaan di kalangan jemaat GKYJGV. Apakah A LIFE tersebut? Bukankah gereja kita sudah sangat padat dengan berbagai kegiatan pelayanan, baik dalam komisi maupun bidang? Tidakkah dari hari Senin sampai Minggu gereja kita tidak pernah redup dari kegiatan pelayanan? Apakah A LIFE ini tidak menambah kesibukan pelayanan dan pada akhirnya menambah kejenuhan dan beban dalam hidup dan pelayanan?

Pertanyaan-pertanyaan diatas akan coba dijawab dalam kategori WHY (MENGAPA PERLU?) dan WHAT (APAKAH ITU?)



A LIFE, WHY?

Setelah melayani sekian belas tahun, kesadaran akan seperti apa seharusnya realitas hidup dan pelayanan yang sungguh-sungguh menyukakan hati Tuhan, menjadi pertanyaan utama yang terus-menerus bergaung keras dalam hati. Seperti apakah hidup dan pelayanan yang Tuhan kehendaki dari setiap anak-anakNya? Kesibukan melayani dengan aktifitas yang padat merupakan hal yang baik, tapi apakah itu yang Tuhan inginkan? Persembahan dan kehadiran beribadah yang rutin adalah hal yang benar, tapi apakah cukup? Jabatan dan posisi dalam struktur pelayanan sebagai pengurus, majelis bahkan hamba Tuhan adalah hal yang indah, tapi apakah ini yang harus kita kejar?

Sayangnya hal-hal seperti di ataslah yang menjadi orientasi kebanyakan orang Kristen pada jaman ini. Dan mereka berpuas diri dengan segala hal tersebut, terjebak dalam hidup yang berorientasi pada aktifitas gerejawi, padahal firman Tuhan sudah secara tegas berkata ,

“Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan,

dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran.”

Hosea 6:6

Bahkan Yesus dengan keras berseru,

“Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada

hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan Orang Farisi,

sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Surga”

Matius 5:20

Latarbelakang ini menjadi faktor pemicu pencarian akan sebuah program gerejawi yang dapat menuntun dengan lebih tepat arah kehidupan jemaat dan atas anugerah Tuhan, muncul-lah ABUNDANT LIFE MOVEMENT (A LIFE).

Selain latarbelakang diatas, mencermati kehidupan yang dijalani oleh orang Kristen seakan-akan tidak ada bedanya dengan orang-orang yang belum percaya. Apa yang terjadi? Bukankah keberadaan Kristus seharusnya memberikan signifikansi penting dalam perjalanan hidup kita di dunia pada saat ini (Here & Now)? Tapi mengapa perjalanan orang percaya seakan begitu berat dan berbeban. Dimanakah letak kebenaran dari perkataan Kristus,

“Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat,

Aku akan memberi kelegaan kepadamu”

Matius 11:28

Yesus adalah gembala yang baik yang memberikan kelegaan pada hidup kita. Sebagai gembala jiwa, Ia menyampaikan arti keberadaanNya dengan indah,

“…. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,

dan mempunyainya dalam segala kelimpahan”

Yohanes 10:10b

Tentu saja perkataan-perkataan Yesus bukan suatu janji kosong semata. Apa yang salah? Bagaimana beralih dari hidup yang berbeban (A burden Life) dan menuju pada hidup yang berkelimpahan (Abundant Life)?

Disinilah letak pentingnya A LIFE. Disinilah keharusan partisipasi dan keikut-sertaan jemaat dalam program ini. A LIFE muncul karena kerinduan untuk bersama seluruh jemaat menikmati janji-janji Tuhan yang indah. Dan percayalah satu hal, hidup sebagai orang Kristen itu indah, “The Christian Life is So Colorful”. Seperti pelangi yang begitu indah, demikianlah hidup orang Kristen sesungguhnya. A LIFE ingin mengajak kita bersama menikmatinya.

Ketika menulis artikel A LIFE sampai point-point di atas, menurut saya sub-title yang tepat bukanlah “A LIFE, Why?” (A LIFE, Mengapa Perlu?); tapi seharusnya “A LIFE, A MUST!” (A LIFE, Sebuah KEHARUSAN!)


A LIFE, WHAT?

Ketika menyiapkan multimedia launching A LIFE untuk kebaktian Minggu, 29 April 2007 yang lalu, kami memikirkan presentasi multimedia melalui gambar, kata-kata yang ditampilkan maupun lagu pujian yang mengiringi multimedia tersebut. Dan ada sebuah kisah campur tangan Tuhan yang hendak saya bagikan, berkaitan dengan sub-title “A LIFE, What?”

Sebenarnya sekitar satu setengah bulan sebelumnya multimedia sudah selesai dibuat, meskipun perlu sedikit pengeditan. Lagu pujian yang melatar-belakangi multimedia juga sudah disiapkan. Tapi pada saat finalisasi terakhir, ternyata file lagu pujian yang menjadi latar-belakang multimedia tersebut tidak ada dalam notebook yang dipakai. Malam itu, ada rekan yang mengedit bahan multimedia, dan ada rekan yang mencari lagu pujian lainnya sebagai alternatif dalam MP3. Beberapa lagu pujian sempat diperdengarkan, dan akhirnya ada sebuah pujian yang membuat kami terhentak. Sebuah pujian yang syair-syair nya tidak panjang, berita utama nya sangat jelas dan sangat mewakili harapan dan mimpi dari A LIFE. Sampai saat ini kami belum mengetahui siapa pengarang dan penyanyi nya, karena diperoleh dari kumpulan pujian dalam MP3. Tapi satu hal yang pasti Tuhan menyiapkan lagu pujian yang sangat tepat bagi A LIFE. Thanks God!

Berikut syair pujian latarbelakang multimedia A LIFE, dan merupakan esensi utama program A LIFE

Ku Rindu Mengenal-Mu …

Ku rindu mengenal-Mu …

Jiwaku sungguh merindukan-Mu.

Ku mau mengenal-Mu.

Mengalami kasih-Mu.. Wajah-Mu yang s’lalu memandangku.

Lebih dalam ku mau kenal-Mu.

Ku rindu mengenal-Mu.

Reff

Ku rindu mengenal-Mu Jiwaku sungguh merindukan-Mu 2X

Ku mau mengenal-Mu. Sampai akhir nafasku, ku mau mengenal ajaib kuasa-Mu.

Ku ingin mengenal-Mu. Itu kerinduan-Ku

Kerinduan mengenal Tuhan dengan sungguh adalah sasaran hidup orang percaya. Kerinduan ini akan melahirkan kesadaran “Coram Deo” – hidup setiap saat di hadapan Allah, dan sesungguhnya merupakan hidup yang menikmati kehadiran dan jamahan Tuhan dalam seluruh aspek kehidupan. Apakah ada hal lebih indah dari semuanya ini? Itulah kelimpahan hidup yang Tuhan siapkan bagi saudara dan saya.

Kelimpahan ini akan merubah hidup kita menjadi semakin serupa dengan Kristus dan menjadikan kita semakin dikasihi Allah dan manusia. Hal ini terjadi dalam seluruh aspek kehidupan kita, baik di gereja, di rumah, di tempat kerja bahkan dimanapun juga. Kekudusan akan mewarnai kehidupan kita dalam seluruh aspek hidup ini. “Holiness in the Wholeness” (Kekudusan dalam Keseluruhan kehidupan) adalah mimpi yang ingin di capai dalam A LIFE.

Upaya mencapai semuanya ini akan difokuskan melalui kelompok kecil – A LIFE Small Groups. Sebab disadari bahwa melalui komunitas kecil, pertumbuhan dan keintiman dengan Tuhan dapat lebih terealisasi. A LIFE Small Groups akan dijalankan melalui komisi maupun perwilayahan, dan direncakan mulai pada Juli 2007. Sebelumnya kami mengadakan A LIFE Retreat yang akan diadakan 21-23 Juni mendatang. Dalam seluruh program ini kesadaran akan kebergantungan terhadap kuasa dan penyertaan Tuhan merupakan hal mutlak. Jemaat diundang untuk mengikuti A LIFE Prayer Meeting yang akan diadakan Rabu pertama setiap bulan, dan bahkan diharapkan menjadi pendoa syafaat bagi A LIFE.

So … Welcome …. And enjoy the Abundant Life ….

Salam A LIFE,

Pdt.Tommy Elim

Tidak ada komentar: