Rabu, 18 Juli 2007

Kesaksian Retreat Alife

Pada tanggal 21 - 23 Juni 2007 yang lalu GKY Jemaat Green Ville mengadakan retreat alife bersama dengan tema "Invitation to the Journey". Jumlah peserta yang ikut ada sekitar 400 orang, dan mereka yang ikut sangat merasakan banyak berkat yang diberikan selama mengikuti retreat ini. Beberapa dari mereka bahkan menuliskan kesaksian bagaimana retreat ini menjadi berkat buat mereka,.....
Hi Ko Tommy , saya salah satu calon pemimpin kelompok.

Menurut saya retretnya memberkati sekali , secara pikiran aku makin kenal sama proses kehidupanku sebagai orang kristen . Dan banyak hal yang perlu dialami lewat pengalaman hidup saya. Sayang banget anak pemuda yang ikut sedikit sekali.

Kalo menurutku waktu untuk pujian dan penyembahan terlalu singkat rasanya . Jujur aku juga kepengen menikmati suasana pujian dan penyembahan lewat retret ini . Rasanya porsi waktu untuk pujian dan penyembahannya sedikit sekali dan agak monoton. Selain itu persiapan MC dan bbrp pemusik terasa masih kurang sekali.

Kebersamaan antar jemaat cukup baik.

Abundant Meal .. !! , Suasana hotel dan lingkungan sangat nyaman ! benar-benar rasanya ”lari sejenak dari kepenatan jakarta”.

Kejadian / moment yang paling berkesan buat saya adalah saat peristiwa pembasuhan kaki . Saya benar-benar ingat dan merasa Tuhan sedang membasuh kaki saya . Saya salut dengan para hamba Tuhan yang rela membasuh kaki jemaatnya.

Akhir kata biarlah tangan Tuhan terus bekerja walaupun retret ini selesai. Banyak anak-anakNya boleh terus bertumbuh bersama-sama dengan jemaat GKYJGV lainnya.

Tuhan Memberkati.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Puji Tuhan saya bisa ikut Retret Badan Sehat !

Yunus C.

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Friday (6:01 PM) , June 22-2007

Dearest Heavenly Father , Thank you Lord for this very ”Special Day ” . You reminded me of how You’d kept me faithful in writing my Spiritual Journey since few years back (pg 6142) in my loose leaf journal notes this morning.

Yet through few sessions of this retreat You’d rebuked me in many ways !

  1. Some of my writings were “routine”
  2. I didn’t really seek to draw myself closer to You daily , sometimes only!
  3. Yes , I had been growing by Your grace and able to maintain my journal, but when I looked back , many of the lessons I learned “round and round” ( I kept on learning the same lessons on and on )
  4. I didn’t have “strong enough desire” to breakthrough my “walls” which hindered me from growing or I did have strong denies, but “failed to discipline myself to do them”
  5. I’d known many important things only in my mind not in my heart and never try to implement them seriously by asking Your power .
  6. If I want to grow in a steady and consistent way , I have to cultivate my deep desire to know You closer daily (Luke 9: 23/ Mat 16:24)
  7. I will start doing my journal with new commitment and apply what I’d learned from this retreat and Lord help me to be consistent with this new commitment

I Love You Lord ! Yasmin Palace Hotel

“ Today , I made a fresh “New Commitment” to start my New Spiritual Journey to achieve “Abundant Life in You Lord” Daily !!

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kesaksian Retret Alife :

Saya berangkat mengikuti retret dengan suatu pergumulan akan panggilan Tuhan , saya ingin Tuhan berbicara langsung kepada saya untuk pergumulan tersebut.

Kronologi:

Dalam sebuah KKR , saya pernah maju / menyerahkan diri dalam calling untuk menjadi hamba Tuhan

Empat tahun yang lalu , istri saya mulai mengingatkan saya untuk kembali kepada panggilan tersebut.

Kira-kira pertengahan Mei 2007 , istri saya bermimpi pergi berdua dengan saya ke sebuah gereja asing, setelah kebaktian selesai dan istri saya pulang ternyata istri saya tidak bersama saya. Kemudian istri saya mencari saya , ternyata saya masih di dalam gereja.

Pada pertengahan Juni, saudara saya bercerita bahwa 1 minggu sebelum berangkat ke Jakarta, dia bermimpi melihat saya berkotbah.

Kemudian saya berdoa : Tuhan, kalau boleh saya minta Tuhan berbicara juga secara langsung kepadaku supaya saya makin pasti .

Tuhan sungguh sangat baik.

Pada session terakhir retret alife diadakan acara pembasuhan kaki dan perjamuan kudus. Saya yang semula tidak dipanggil sebagai peserta yang akan dibasuh , mendadak hari itu saya diminta jadi peserta.

Saat acara dimulai dan saya melihat petugas membawa handuk, hati saya mulai bergetar dst..dst..dst .. sampai sayapun tidak bisa menahan air mata saya.

Dilanjutkan dengan perjamuan kudus, disertai lagu pujian : Melayani…melayani lebih sungguh, saya makin tidak bisa menahan air mata .

Saya sangat jelas Tuhan berbicara kepada saya dan saya berseru “Tuhan , Engkau sudah melayaniku yang tidak layak ini , aku mau menyerahkan hidupku untuk melayaniMu”

Tuhan sudah menjawab pergumulan saya dan sejak saat itu saya bisa merasakan damai dan sukacita yang dari Tuhan.

Amin

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Abundant Life sungguh sangat memberi arti tersendiri buat saya, khususnya pada saat acara pembasuhan kaki. Saat itu saya sendiri terharu & menangis saat session tersebut, namun yang sangat saya sayangkan pada waktu itu ada beberapa peserta bahkan panitia yang beranggapan bahwa hal tersebut terlalu berlebihan & juga malah waktu itu ada yang tertawa-tawa, ada juga yang ngomong "Gak sekalian aja keramasin rambutnya!!". Saya sangat menyayangkan kok bisa sih ada orang yang berkata sperti itu!!! Coba deh anda-anda bayangkan Tuhan yang begitu "tingginya" mau membasuh kaki para rasul, malah kita kok mentertawakan & bahkan memandang sinis session tersebut.